Nasi sudah jadi bubur ....

16.26


Nasi sudah jadi bubur, mari kita makan …

Kalau Goldilocks nekat makan buburnya 3 beruang, saya juga punya cerita tentang bubur ayam yang mungkin rasanya ga kalah sama yang dimakan Goldilocks.


Ada juga pepatah terkenal tentang bubur yaitu nasi sudah jadi bubur yang artinya sudah terlanjur terjadi tidak bisa disesali lagi, tapi buat saya ngapain disesali? Ya dimakan aja buburnya, enak koq …. Hehhehhee …

Tulisan kali ini mau berbicara tentang bubur yang enak-enak berlokasi sekitaran Jakarta Timur. Yang doyan makan bubur yuuuk cekidoott …

1.     Bubur ayam Cikini
Bubur ayam yang enak ini jadi makin berkibar namanya semenjak disebut-sebut dalam film 5 cm. bubur ini emang dah tenar dari dulu. Jaman saya masih tinggal di Jatibening, kita suka makan bubur ini yang di Kalimalang (depannya ILP). Rasanya ga pernah berubah dari dulu sampai sekarang. Semangkuk bubur ayam hangat, telur yang mentah dimasukkan ke dalamnya, kemudian ditambahkan bubur lagi sehingga telurnya ga bau amis dan matang. Sentuhan terakhir diberi emping, cakwe, suwiran ayam dan kecap asin. Rasanya sih ga usah ditanyakan lagi, dijamin enak.
The Famous BurCik

2.     Bubur ayam sebrang PGC Cililitan
kalau lapar sepulang kerja, saya suka mampir di bubur ini. Jualannya persis di samping lampu merah PGC. Banyak tenda-tenda penjual makanan di kanan kirinya. Posisi gerobak bubur kedua setelah gerobak bakso yang persis di sebelah lampu merah. Buburnya enak banget. Istimewanya bubur ini adalah kita bisa ngambil kerupuk sesuka hati. Di meja tempat makan bubur disedian sate-satean jeroan ayam, sambel, bumbu kari kuning dan setoples kerupuk yang bisa diambil semaunya. Buburnya gurih. Isinya standar kaya bubur lainnya sih.




3.     Bubur ayam samping Nancep Rumah Susun Klender
di jalur perapatan 2 perumnas Klender, di belakang Rumah susun tepatnya di atas trotoar, banyak tenda-tenda makanan enak. Yang paling poll sih namanya tenda Nancep, itu tempat ngumpulnya temen-temen SMP saya. Nah di sebelah kiri tenda nancep ada gerobak bubur ayam.buburnya kurang lebih sama kaya bubur ayam yang di PGC, tapi ini istimewa sambelnya. Sambel bubur ini pedes bukan buatan, jadi kalau mau cobain jangan banyak-banyak pake sambelnya.




4.     Bubur ayam keju Kalibata
     Di seberang Taman Makam Pahlawan Kalibata terdapat kawasan kuliner. Barisan puluhan tenda-tenda yang berjualan makanan-makanan enak berjejer rapih. Salah satunya tenda bubur ayam. Terletak di barisan sebelah kiri, ga begitu jauh dari sebrangnya Taman Makam Pahlawan.buburnya sih biasa malah cenderung lebih encer.  Bedanya, bubur disini toppingnya bisa macam-macam. Waktu itu saya coba bubur ayam keju, lumayan lah rasanya. Masih ada menu bubur lain yang sayang buat dilewatin.




5.     Bubur Ta’wan
kalau yang satu ini bukan lagi bubur gerobakan yang dipinggir jalan. Salah satu restoran yang menjajakan makanan Chinesse punya menu bubur yang enak. Porsinya ada yang besar dan kecil, harganya ga beda jauh. Jadi kalau lapar beli aja yang porsi besar, harganya juga masih make sense ga sampai 20 ribuan. Ada bubur udang, bubur ikan salin tetu aja kojo nya yaitu bubur ayam. Kerupuknya pakai pangsit goreng yang dipotong kecil-kecil. Soal rasa yahud punya lah.




Selain 5 Bubur ayam tadi, ada satu lagi bubur yang enak yaitu bubur ayam yang ada di kantin SMAN 54. Saya kurang tau apa bubur itu masih ada apa engga, secara dah bertahun-tahun ga pernah main ke SMA lagi. Nah bubur ini gurih, toppingnya banyak dan kerupuknya seabrek-abrek, lumayan buat ngisi perut anak-anak ABG yang selalu lapar karena masa pertumbuhan hehehhehe …

You Might Also Like

0 comments

Blog ini adalah "kelas kecil" Miss Yunita, tempat menikmati kisah sambil minum kopi. Terima kasih sudah berkunjung. Kalau suka boleh komentar, boleh juga di-share. Mohon tidak meninggalkan link hidup.

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images