Stand Up Commedy Celebrating Imlek

13.16


Semenjak menonton merdeka dalam bercanda, gue jadi tergila-gila nonton stand up comedy. Selain Pandji Pragiwaksono, comic favorit gue selanjutnya adalah Ernest Prakasa. Ia cerdas, materi yang dibawakan juga menyentuh kritik sosial, bukan lawakan yang kosong berisi celaan fisik atau slapstick yang menertawakan kesusahan diri sendiri ataupun orang lain.


9 Februari 2013 bertepatan dengan imlek gue menonton stand up comedy show di Gedung Kesenian Jakarta dengan beberapa teman-teman Jubilee. Ada 4 comic pembuka sebelum show nya Ernest yaitu Barry Wiliem, Yulianto Lim, Dwika Putra dan Alonk comic cewe satu-satunya hari itu.

Gedung Kesenian Jakarta



Tiap comic yang tampil membicarakan hal-hal yang unik berkaitan dengan tradisi cina mereka di keluarg masing-masing. Dari ngomongin pelit versus hemat sampai ngomongin jomblo adalah orang yang paling setia karena tidak pernah selingkuh, apa yang diselingkuhin coba? Ahhahahaha

Akhirnya giliran Ernest yang tampil, seperti biasa materinya padat dan nyentil masalah kesenjangan sosial. Contoh dia menjelaskan ketimpangan Banten dengan jokes sederhana.

“Pembantu gue yang baru, orang Banten. Dia ga tamat sd loh, padahal gubernur Banten mulus banget eh warganya ada yang ga mampu sekolah”

Setipe dengan Pandji, comic generasi pertama ini memang terlihat serius mengangkat isu-isu sosial seolah memberi informasi pada generasi muda “gini loh kondisi Negara kita sekarang, nah elu masih ga peduli? Lu mau cengengesan terus?” lewat kelakar sederhana yang mereka bawakan. Selain Pandji dan Ernest ada 2 komika lagi yang cerdas dan menyentil yaitu Pangeran Siahaan dan GE Pamungkas. Sorry to Say sisanya ya cuma lucu-lucuan aja buat ngakak ga ada pesan moral apalagi menggiring untuk membawa perubahan.

Tahun berikutnya lagi-lagi dengan tema imlek, Ernest menggelar show bertajuk “Illucinati”. gue nonton lagi dengan orang-orang yang sama. Hebatnya di tengah pertunjukan, Wakil Gubernur Jakarta (waktu itu masih wakil ya) pak Basuki Tjahaja Purnama atau lebih populer dipanggil Ahok datang menonton acara ini. So surprise dan bisa dibilang gue beruntung lihat beliau dari dekat. Orangnya tinggi besar. Pengawalannya cukup ketat tapi mereka pakai batik jadi ga terlalu nyeremin. Di akhir pertunjukan pak Ahok pun dipanggil maju ke panggung GKJ.

poster pertunjukan
Wagub on stage
Selain 2 show Ernest tadi, gue juga pernah nonton beberapa stand up comedy show. Tentu saja informasinya dari Erika dan Hendrik. Pernah ke kafe di Kemang nonton Adriano Qalby. Pernah ke Graha Bakti Budaya juga nonton sederet komika tampil, ada Ernest, Pange, Sammy not a slim Boy, Muhadkly Acho dan sebagainya. Dalam rangka membangun kesadaran sekaligus memberikan edukasi mengenai politik, Transparency International Indonesia (TII) bekerja sama dengan Tim Provocative Proactive menggelar acara Stand Up Comedy Night #3: Reality Bites. Terakhir nonton show itu tahun lalu di Tenis indoor Senayan acara Stand up Fest. Lumayan lah keren-keren dan lucu

You Might Also Like

0 comments

Blog ini adalah "kelas kecil" Miss Yunita, tempat menikmati kisah sambil minum kopi. Terima kasih sudah berkunjung. Kalau suka boleh komentar, boleh juga di-share. Mohon tidak meninggalkan link hidup.

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images