CIWIDEY VAGANZA

10.14


Hotel Done yah …
Begitu saya mengirim pesan di grup whatsapp kami, langsung disambut dengan gembira. Yup akhirnya jadi juga renacana kami menghabiskan liburan akhir Desember ke Bandung. Rencananya kami akan menginap 1 malam di Bandung Kota yaitu daerah Pasir Kaliki. Kemudian disambung dengan menginap 1 malam lagi di Ciwidey.


21 Desember, kami berkumpul di La Piazza Kelapa Gading, makan siang dan siap cabuts ke Bandung. Sebagai co-driver yang tak handal menyetir saya duduk disamping Wulan. Perjalanan dimulai dengan selfie dan berdoa.



3,5 jam kemudian kami sudah sampai di Bandung. Setelah check in di Hotel Jelita Parahyangan, yang sempat terlewat dan terpaksa membuat kami muter ulang, yah Bandung gitu loh kelewat dikit muternya jauh. Kami bertujuh masuk ke dalam 1 kamar. Ya dari kemarin kita agak susah cari hotel yang bisa memuat 7 orang dalam 1 kamar dengan harga murah dan lokasi strategis.

Usai urusan check in, kami bersiap makan malam di Paskal Hypersquare. Saya mengajak lewat stasiun kemudian melewati terowongan menuju Paskal, dimana kami terpaksa harus melewati jalan yang banyak gadis cantik duduk di warung remang-remang.

Bandung berhias rintik gerimis malam itu, membuat kami makin nafsu makan. Setelah mendapat slot parkir dan tempat duduk, kami pun berkeliling mencari makanan yang hangat sesuai dengan selera masing-masing. Selesai makan, kami sempat beli dvd buat ditonton di hotel karena kamar yang kami tempati ada fasilitas tv dan dvd player.

Kembali ke hotel dengan kondisi kenyang, kami langsung ganti baju tidur. Dvd cuma ditonton sebentar, selebihnya kami malah ngobrol dan tidur.

22 Desember 2013

Bangun pagi dan gantian masuk kamar mandi dengan malas-malasan. Sarapan di ruang makan kecil di ujung hotel, menunya nasi kuning dan roti bakar. Setelah kenyang kami kembali ke kamar beres-beres dan check out. Hari ini kami akan berkeliling kota Bandung kemudian lanjut perjalanan menuju Ciwidey

Keliling dimulai ke arah Jalan Setiabudhi, kami mampir di Rumah Mode Factory Outlet. Acara berburu baju dimulai. Selesai ngobrak ngabrik Rumah Mode, kami jalan dan jajan keluar. Di sisi luar Rumah Mode banyak penjual jajanan khas Bandung yang mangkal.

Kenyang jajan batagor, cilok, es duren dan lainnya kami melanjutkan perjalanan ke Cihampelas. Seperti biasa saya selalu ngeloyor ke Arum Manis Factory Outlet. Disana kami membeli baju yang motifnya sama, walau jatuhnya beda di badan masing-masing, maklum saja variasi ukuran tubuh kami cukup komplit, dari langsing sampe buesaarr.

Dari Cihampelas kami langsung masuk tol Pasteur dan bablas menuju pintu Kopo dan mulai menyusuri jalan menuju Ciwidey. Ketika jalur menanjak dan jalan yang makin mengecil berhiaskan hijaunya pesawahan, kami makin dekat kawasan Wisata Ciwidey. Sebelum sampai penginapan, kami menyempatkan makan dulu di salah satu restoran sunda di sisi jalan. Makanannya pun biasa saja, namun suasan dingin Ciwidey memang mampu meningkatkan nafsu makan kami bertujuh.



Sore menjelang senja, mobil avanza Wulan sudah terparkir di pekarangan rumah penginapan yang kami sewa. Dinginnya makin menggigit, kami semua berani mandi karena kamar mandinya memiliki pemanas. Rumah penginapan langganan keluarga Eri ini layaknya rumah tinggal biasa. Memiliki 2 kamar mandi, ruang tamu yang menjadi satu dengan ruang nonton yang punya perapian sederhana di temboknya.

Sang empunya rumah memasakan kami makan malam. Nasi hangat yang mengepul, sayur sop, ayam goreng, tempe tahu dan sambal serta lalapan. Wuiiih benar-benar lezat disantap di tengah dinginnya hawa Ciwidey. Malam itu kami menghabiskan waktu ngobrol dan nonton tv, saya pun memilih tidur di luar di dekat perapian. Kayu bakar pun mulai habis di perapian ketika saya terlelap.

23 Desember 2013

Pagi yang dingin dan berkabut, tapi saya cuek aja jalan-jalan ke warung untuk membeli bumbu untuk masak nasi goreng sisa tadi malam. Seperti biasa, masakan saya terlalu pedas untuk Elfrida, untungnya pemilik rumah ternyata memasak sarapan untuk kami.

Selesai sarapan, kami siap-siap keluar dari rumah penginapan. Kami akan lanjut jalan menuju Situ Patenggang yang terkenal dengan Batu Cinta dan Pulau Asmara. Hujan gerimis rintik kecil mengantar kami mendaki perkebunan teh Ciwidey. Ajaibnya kabut seolah sirna ketika kami memasuki kawasan wisata Situ Patenggang.








Setelah mendapat parkir, kami memasuki kawasan wisata. Saat itu hujan dan kabut mulai turun lagi namun tak berapa lama. Kami foto-foto mengabadikan cantiknya Situ Patenggang.  Kami bertujuh naik perahu mengelilingi danau, dan berhenti di batu cinta. Pemandangannya bagus, cuaca dingin. Membuat galau? ya pastinya … hehehhehe. Selesai foto-foto kami kembali mengarungi danau kemudian ke tempat semula.












Dari Situ Patenggang kami turun menuju Kawah Putih. Kalau dahuku mobil pribadi boleh dibawa dan parkir di dekat kawah, kali ini mobil pribadi harus diparkir di pintu masuk. Untuk menuju kawah putih, pengunjung harus naik mobil yang disediakan. Mobilnya diberi nama ontang anting.

Sayangnya hujan turun makin deras ketika kami sampai di puncak Kawah Putih. Janganlan berfoto, kami sibuk mencari tempat berteduh. Hampir 1 jam hujan tak jua reda. Ketika rintiknya tak terlalu besar kami mencoba jalan ke Kawah Putih. Dengan kondisi seperti ini kami jadi kurang puas menikmati pesona Kawah Putih yang terkenal dengan danau-danau kecil berwarna toska.



Hampir seluruh tubuh kami basah sehingga tidak nyaman. Kami mencari rumah makan terdekat selepas keluar dari area wisata Kawah Putih. Kebetulan Rumah makan yang kami masuki punya toilet besar, kami pun berganti baju. Tepat setelah kami semua selesai ganti baju, makanan pun dihidangkan. Suasana dingin membuat sup buntut kami tandaskan tanpa menunggu lama.



Selesai makan kami pun bersiap kembali ke Jakarta namun tak lupa mampir di toko oleh-oleh di jalan Kopo. Jalan kembali cukup lancar. Salut buat Wulan yang sanggup mengemudi tanpa digantikan.

You Might Also Like

0 comments

Blog ini adalah "kelas kecil" Miss Yunita, tempat menikmati kisah sambil minum kopi. Terima kasih sudah berkunjung. Kalau suka boleh komentar, boleh juga di-share. Mohon tidak meninggalkan link hidup.

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images