Sawadikap Jubilians ... Day 2

13.17



Gemstone Pattaya-Nongnooch Garden-Floating Market

Bangun pagi kami bersiap-siap untuk check out. Kami turun sarapan sambil membawa koper. Berfoto-foto sebentar di lobby hotel kemudian sarapan di resto hotel yang menunya lengkap. Jam 9 pagi perjalanan dilanjutkan menuju Bangkok.



wefie before breakfast


traveling with suitcase for the 1st time, i used to brought my carierl

Tempat mampir yang pertama dalah Gemstone Centre yang masih di are Pattaya. Ya ampun ternyata batu akik juga sedang trend dan mewabah di Thailand. Kami masuk ke dalam gedung pusat bebatuan. Kerennya pemerintah khususnya Dapertemen Pariwisata sangat sadar potensinya. Kami dibariskan kemudian naik kereta yang akan mengelilingi diorama-diorama, persis seperti istana boneka di Dufan. Diorama bercerita asal usul batu mulia dan kehidupan masyarakat Thailand pada umunya. Uniknya di kereta yang kami naiki bahasa pengantarnya adalah bahasa Indonesia. Sepertinya disesuaikan dengan asal turis karena saya juga mendengar kereta berbahasa Inggris dan berbahasa mandarin.
antrian naik kereta-keretaan

Setelah tur diorama berakhir, kami masuk ke ruangan tempat batu-batu mulia itu dijual. Saya ga tertarik dan mahal pula, lagian batu akik di Indonesia banyak. Area selanjutnya adalah toko oleh-oleh. Di sini saya lihat teman-teman stengah kalap. Saya cukup kalap lihat sabun mandi aromaterapi yang cantik bentuk dan harum baunya.

Ruangan selanjutnya adalah coffeeshop. Beli kopi berhadiah kartupos, kopinya biasa aja sih. Sambil nunggu teman-teman yang belanja, saya dan yang lain duduk-duduk di sofa yang disediakan. Rombongan pun akhirnya lengkap dan bus siap, kami melanjutkan perjalanan menuju Bangkok.

Tempat mampir selanjutnya adalah Nongnooch garden (bacanya Nungnut Garden) taman bebungaan dan ada atraksi yang akan kami saksikan tapi sebelumnya kami makan siang dulu di restoran muslim di sana. Selepas makan, seperti biasa kami foto-foto. Setelah foto selesai kami berjalan menuju panggung atraksi diantar oleh guide kami,  orang Thailand asli yang pandai berbahasa Indonesia.


foto bareng

malu aku malu pada semut merah



are we cute enough?



Atraksinya adalah tari-tarian daerah, lanjut drama ala Malin Kundang dan berakhir dengan Thai Boxing serta masuknya gajah-gajah ke panggung. Setelah nonton atraksi kami juga digiring menuju arena lapangan atraksi gajah. Lucu liat bayi-bayi gajah yang berbaris, konon kabarnya pelatihannya agak miris. Selesai atraksi, turis bisa berfoto dengan gajah, diangkat oleh belalai gajah. Ah saya sih ga mau kasian gajahnya kan saya berat hehehe.





Dari Nongnooch, perjalanan pun dilanjutkan menuju Pattaya Floating market. Hari makin panas, matahari menyengat. Seperti biasa, sampai dan foto-foto. Kelilling toko-toko di pasar apung yang tenar ini, jadi ingat salah satu episode Running Man di pasar apung seperti ini. Saya sih cuma kelilingan, beli jus dan buah rujak. Di Thailand buahnya mantab, jambu dan mangga enak luar biasa, ga tahan kalau ga beli. Di Pattaya itu juga kami beli kaos samaan.






Dari Pattaya kami lanjut ke Bangkok melewati patung Budha yang dilukis di tebing batu dengan laser, sayang kami ga mampir-mampir di sana, jadi cuma bisa memotret dari kaca bus. Memasuki Bangkok, kami menuju tempat penjualan madu khas Thailand. Madu murni Thailand ini katanya bagus sekali kualitas dan khasiatnya, harganya pun cukup lumayan. Menjelang malam kami makan di Chinesse Resto, seperti biasa suguhan utamanya adalah Tom Yam. Restoran ini punya atraksi unik, yaituu cara mengantarkan hidangan pada pelanggan. Pelayannya memakai kostum pendekar-pendekar China dan mereka meluncur dengan tali Sling melintasi kolam lengkap dengan sepaket hidangan yang diantar. Selain atraksi tersebut, kami juga disuguhkan tarian tradisional Thailand yang menemani santap malam kami.





Selesai makan, kami check in di hotel Princess Pathunam yang letaknya persis disamping mall MBK yang terkenal sebagai salah satu mall fashion di Bangkok. Setelah beres-beres kamar, sambil menunggu giliran mandi, saya dan bernica akhirnya memilih jalan-jalan di area trotoar MBK yang kebetulan sedang ada pasar malam. Kami beli pernak pernik lucu dan nyaris tergoda membeli baju. Selesai mengelilingi pasar malam kami kembali ke kamar, kemudian mandi dan tidur.

You Might Also Like

0 comments

Blog ini adalah "kelas kecil" Miss Yunita, tempat menikmati kisah sambil minum kopi. Terima kasih sudah berkunjung. Kalau suka boleh komentar, boleh juga di-share. Mohon tidak meninggalkan link hidup.

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images