FUN IN BOGOR

19.31



Bogor salah satu tujuan wisata terdekat dari Jakarta. Kalau selama ini cerita ke Bogor hanya bertema ke puncak atau ke Kebun Raya, kali ini saya punya dua cerita berkesan menginap di Bogor kota.


A night to remember: Bogor

Trio kode (saya, Heni dan Nana) pengen nginep-nginepan bareng ala pajamas party akhirnya kami memilih ke Bogor saja yang dekat. Lagi-lagi urusan itinerary dan hotel jadi tanggung jawab saya. Kali ini saya memilih hotel Izi yang letaknya tak jauh dari pintu keluar tol Bogor.

Sabtu siang di akhir bulan Mei 2015, kami pun berangkat ke Bogor. Jalanan cukup lengang, kurang dari 1 jam kami sudah sampai di ujung tol jagorawi. Tak sulit menemukan hotel bernuansa hijau ini, selesai urusan check in, kami langsung menuju kamar, rabahan bentar dan siap-siap berenang. Kolam renang hotel ini terbilang kecil dan agak sempit. Saat itu ada beberapa anak yang sedang berenang dan kami pun dengan sukarela jadi mengasuh anak-anak itu karena orangtuanya ga ikut masuk kolam.

Saya dan Nana segera menyudahi acara berenang kami karena saat itu sudah menjelang pukul stengah 6 dan ada rombongan bapak-bapak yang entah muncul darimana tiba-tiba mau berenang juga. Wiih tak usah yee.

Malamnya seusai mandi dan dandan kami berencana dinner cantik di resto kekinian, Lemon grass yang lagi hits di Qraved. Ga jauh sih lokasinya dari hotel kami, tapi astaga masuknya antri. Setelah nunggu cukup lama, perut keroncongan dan bête to d Max, masuklah kami bertiga dan dapat tempat duduk seadanya.








Well, kalau bicara tempat ya resto ini emang oke, ruangannya cantik penataannya lucu dekorasi ala shabyy chic dapet banget, bahkan buku menunya pun lucu. Sayangnya when it comes to food ya ampun ga banget. Harga sama rasa ga sebanding. Sorry to say makanannya ga enak. Tulisan ini tidak bermaksud menjatuhkan ya, tapi berdasarkan pengalaman saya aja. Beberapa makanan yang jadi unggulannya pada ga ada, dimsum yang kami pesan kurang panas, cuma salad mangga aja yang oke.

Di perjalanan pulang kami sempat mampir ke Factory outlet dan berujung dengan saya beli panty yang lucu-lucu. Sebelum menuju hotel itu banyak sekali penjual nasi liwet dan masakan khas sunda dengan gerobak-gerobak kaki lima. Karena masih lapar, kami pun menepi. Kita pesan ikan goreng, pepes tahu, tumis jamur, tumis toge dan tak lupa lalap jengkol juga pete hahahahhaa ini baru namanya makan. Kami makan lahap, setelah selesai dan saat bayar malah harganya jauh lebih murah dari restoran sebelumnya. Kenyang, kamipun kembali tidur dengan lelap.


masih enakan timbel pinggir jalan daripada restoran

Hari minggu pagi kami awali dengan sarapan, menunya sih ga banyak tapi lumayan lah kami bertiga bisa sarapan tanpa harus membayar extra charge untuk orang ketiga, karena jatah sarapan hanya untuk 2 orang per kamar. Kami juga membatalkan niat untuk berenang karena kondisi kolam sudah penuh kaya es cendol pada saat kami sarapan. Akhirnya selesai sarapan kami leyeh-leyeh di kamar hingga waktu check out.

Kami bertolak menuju SKI, setelah sempat salah jalan dan jadi lewat perumahan orang untuk sampai di lokasi penjualan tas terbesar di Bogor. Kami ga beli tas, malah sibuk makan, dari nyobain keripik kentang yang diulir panjang hingga sate maranggi ala Bogor yang beda dengan Purwakarta. Pulang dari SKI kami mampir dulu ke pusat ruko-ruko yang ada toko roti Venus besar banget. Disana kami beli roti plus toge goreng yang khas banget dibungkus daun pisang. Belanja selesai kami pun kembali ke Jakarta.




jajanan di SKI

oleh-oleh dari Bogor

3 days 2 nights Ramadhan in Bogor

Liburan sekolah kali ini sudah masuk bulan Ramadhan, biasanya geng kantor saya sering jalan-jalan dan nginep-nginepan. Akhirnya kami memutuskan untuk liburan di Bogor, pilihan kami jatuh ke Novotel dan berencana menginap di sana. Kenapa Novotel? Simple aja siih karena tempatnya adem banget dan jauh ke dalem, artinya jauh dari kebisingan kota walau dari jarak sebenarnya ga gitu jauh dari Jakarta.

Di hari keberangkatan, kami kumpul di La Piazza, yang masih sepi cuma ada seorang satpam aja. Rombongan kami terbagi ke dalam 2 mobil. Sesampainya di Novotel, udaranya cerah dan sejuk, adem luar biasa. Setelah urusan check in beres kami langsung masuk kamar, foto-foto di kamar lanjut foto-foto di area hotel yang bagus banget. Selesai foto-foto kami siap-siap untuk keluar dan berbuka puasa.




Kami menuju jajaran Factory outlet sepanjang jalan Padjajaran. Koleksi dan harganya pun hampir sama dengan FO di Bandung. Liat-liat FO sampai tiba waktu berbuka puasa tiba. Saya, Eri dan Wulan yang puasa segera membatalkan dengan minum es teh di kedai kecil di samping Factory Outlet.

setelah selesai acara belanja kami lanjut makan malam di Kedai Kita yang terkenal dengan Pizza tungku di jalan Pangrango. Kenyang makan kami kembali ke Novotel, sempat mampir dulu ke McD dan Giant supermarket beli makanan untuk sahur nanti. Malam pun berlalu kami lewatkan ngobrol ngalor ngidul.

Keesokan paginya kami berenang bareng. Kolam renang Novotel ini bagus dan teduh. Setelah foto-foto baru kami nyemplung satu-satu. Duuh dinginnyaaa, kami pun berenang macem-macem gaya. Dari gaya bener sampe gaya ngasal yang penting bisa difoto di dalam air pakai hp nya Wulan yang canggih.

Habis berenang, cape luar biasa saya pun milih tidur di kamar. Yang ga berpuasa pun jalan-jalan keluar cari makan siang, sementara kami bertiga lanjut tidur sampai sore. Sore itu kami memutuskan untuk buka puasa di pecel lele dan tenda-tenda masakan Sunda yang banyak terdapat di sepanjang jalan ciheuleut dekat restoran sunda De Leuit.

Lucu dan seru juga makan rame-rame di tenda pecel lele, walaupun rasa masakannya ga begitu enak, masih enakan pecel lele Ronggolawe deket rumah saya. Habis makan kami lanjut lagi mau nongkrong di kafe yang Wulan pernah datangi.

Monarchy nama kafe yang dimaksud, tempatnya nyaman dan tenang. Kopinya enak, seperti biasa kami ga lupa berfoto sebelum pulang. Jam 9 malam kami kembali ke Novotel dan sempat beli sayur kangkung dan ayam goreng untuk sahur.

Sampai kamar kami masih ngobrol sampai malam, akhirnya semua tidur. Sahur bertiga, sahur terakhir kami di Bogor. Esoknya kami cuma leyeh-leyeh, ngobrol, dandan-dandanan hingga waktu check out tiba.

Pengalaman baru puasa malah liburan rame-rame, yah ga apa-apalah sekali-sekali karena besok belum tentu bisa lagi.

You Might Also Like

0 comments

Blog ini adalah "kelas kecil" Miss Yunita, tempat menikmati kisah sambil minum kopi. Terima kasih sudah berkunjung. Kalau suka boleh komentar, boleh juga di-share. Mohon tidak meninggalkan link hidup.

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images