di Keheningan Madakaripura

20.12


It Was Started From Here

"Kak, ikutan trip ke Probolinggo yuk. Murah tuh"
Ajakan yang nampak menggiurkan di tengah kekeringan jiwa (ealahh) akibat kebanyakan membuat soal tes dan mengoreksi ini begitu menarik. saya pun membaca dengan teliti trip dari Backpacker Jakarta ke Probolinggo dengan itinerary Air terjun Madakaripura, snorkeling di Gili Ketapan dan melihat indahnya sunrise di Bromo dengan share cost sebesar 400 ribuan saja.


Kami bertiga, warga RT 29 Backpacker Jakarta segera mendaftar trip. karena tidak ingin bolos kerja, kami berencana ke Surabaya dengan pesawat dan menyusul rombongan yang berangkat naik kereta di Stasiun Pasar Turi.



Yulia, saya & Sendy









Sedikit tips untuk dapat tiket pesawat murah, waktu itu saya menggunakan airy.com yang sedang memberikan diskon hingga Rp 300.000, tiket berangkat dan pulang saya beli dengan dua akun berbeda hingga secara keseluruhan kami dapat diskon Rp 200.000 per-orang.

Kami juga janjian dengan rombongan Mba Era dari Malang untuk bertemu di terminal Bungur Asih. Dari Bandara Juanda kami naik Damri menuju terminal Bungur Asih dengan tarif sebesar Rp. 25.000. 

Saat menjejakkan kaki di terminal utama kota pahlawan itu, perut kami luar biasa lapar dan mencari makanan khas di sana. Saya menghubungi kawan saya di Jakarta yang tahu persis makanan-makanan enak di manapun, menurutnya makanan Surabaya yang oke adalah bebek goreng dan lontong, sayang sejauh mata memandang di terminal Bungur Asih tak ada satupun kios penjual bebek goreng, akhirnya pilihan jatuh ke rawon. Alhamdulillah kami tak salah, rasa rawonnya enak, hangat dan murah.


krengsengan

rawon

Usai makan kami bertemu dengan rombongan Malang yaitu Mba Era, Teh Eva, Mba Ningrum dan adiknya Kurnia. Kami berempat jalan-jalan keliling Surabaya dan main di taman Bungkul, taman paling hits se-Surabaya. 

Di Taman Bungkul terdapat lokasi wisata kuliner, salah satunya adalah rawon kalkulator. karena masih kenyang, kami memesan seporsi rawon kalkulator untuk bertiga.

Usai makan dan foto-foto kami meninggalkan Taman Bungkul menuju Stasiun Pasar Turi untuk bertemu rombongan dari Jakarta yang menggunakan kereta api.



Stasiun Pasar Turi Surabaya, 02.00 WIB
Suara nyaring tepukan menepis juga kibasan kain mengusir serangan nyamuk-nyamuk ganas. Peserta trip probolinggo yang baru saja tiba di Surabaya dengan kereta api, duduk kelelahan di selasar stasiun berteman nyamuk-nyamuk nakal.


ketemu sesama anggota KUBBU BPJ dan dirubung nyamuk ganas 

Satu jam kemudian mobil Elf yang akan mengantar peserta trip tiba. Seluruh peserta termasuk saya segera tertidur pulas begitu Elf melaju membelah kota Surabaya. Sinar matahari pagi yang menelusup jendela mobil elf mulai membangunkan kami persis ketika mobil merapat ke area parkir menuju wanawisata air terjun Madakaripura. Belasan ojeg sudah menyambut kedatangan rombongan kami.


Sebelum naik ojeg



Madakaripura
Masing-masing peserta rombongan diantar ojeg hingga pintu loket masuk air terjun Madakaripura. Dari loket, kami masih harus berjalan kurang lebih 1.5 KM menuju air terjun Madakaripura yang konon merupakan tempat Patih Majapahit, Gajah Mada mengasingkan diri.


Gerbang masuk




Perjalanan selama lima belas menit melewati jalan setapak membawa kami menuju pemandangan menakjubkan. Air terjun yang berjatuhan dari tebing-tebing batu serupa hujan deras. Hawa dingin begitu menggigit saat menyusuri sungai dan melintas di balik debur air terjun.


Wefie di tengah jalan

Area selanjutnya adalah hamparan bebatuan besar dengan tebing yang ditumbuhi tanaman, sungguh memberikan pemandangan yang menyejukkan mata. Menyusuri tebing-tebing mengantar kami menuju air terjun penghujung yang memiliki laguna besar serta ceruk di tebingnya, keindahan semakin lengkap dengan munculnya pelangi pagi itu.



jangan lupa pakai ponco sebelum masuk air terjun




trio jas hujan



You Might Also Like

2 comments

  1. Duh, waktu ke Semeru dan Bromo saya nggak sempat ke sini =(

    BalasHapus
  2. wahh sempatkan ke sana Kak. Masya Allah itu air terjunnya. hening dan damai

    BalasHapus

Blog ini adalah "kelas kecil" Miss Yunita, tempat menikmati kisah sambil minum kopi. Terima kasih sudah berkunjung. Kalau suka boleh komentar, boleh juga di-share. Mohon tidak meninggalkan link hidup.

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images