9 Hal Seru dan Asyik yang Bisa Kamu dan Gengmu Lakukan di Jogja

13.24

Jogjakarta, kota yang konon terbentuk dari kenangan kopi dan rindu ini selalu saja punya spot-spot baru yang selalu menarik untuk dikunjungi. Awal Desember lalu, saya dan teman-teman menyambangi Jogja. Berikut hal asyik yang kami lakukan di sana, mungkin bisa menginspirasi agar liburan di Jogja kamu makin seru dan asyik. Semua petualangan ini dilakukan seharian sehingga rutenya efektif.


1.     Menginap di Prawirotaman


Prajurit Keraton yang berjaga di depan jalan di Prawirotaman

Salah satu penginapan murah di Prawirotaman
Mengapa Prawirotaman? Kalau selama ini kita sering memilih area menginap di sekitar Malioboro saatnya mencoba menginap di Prawirotaman. Jalan-jalan di Prawirotaman selalu ramai dan dipenuhi kafe-kafe khas anak muda yang kreatif dengan harga yang membuat kita tak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Harga penginapan di Prawirotaman pun cukup murah. Transportasi pun cukup mudah apalagi semenjak transportasi online beroperasi di Jogja.

2.     Berkunjung ke Masjid Jogokariyan



Masjid yang berlokasi di Kelurahan Mantrijeron Jogjakarta ini memang tak begitu jauh dari Prawirotaman. Jika senang berjalan kaki sambil menikmati suasana jalan Prawirotaman, sekira lima belas menit kita dapat tiba di Masjid Jogokariyan.

Mulanya masjid ini merupakan waqaf dari seorang pedagang batik, kini begitu terkenal mendunia. Ada saja pengunjung dari luar negeri yang datang untuk melakukan studi banding. Masjid ini tak pernah sepi, selalu sarat akan kegiatan yang dipenuhi dengan jamaah yang berdatangan dari aneka tempat baik dari Jogja ataupun luar daerah. Mampir sejenak di Masjid dan merasakan keheningannya merupakan pengalaman yang lumayan seru.

3.     Sarapan Pecel di Pasar Beringharjo




Dari Masjid Jogokariyan, perut sudah berteriak minta diisi. Memesan transportasi online menuju pasar Beringharjo adalah piihan paling tepat. Perjalanan selama sepuluh menit dan menghabiskan biaya lima belas ribu rupiah mengantarkan kami ke area pelataran pasar Beringharjo.

Jajaran penjual pecel menyambut kami dengan tawaran menggiurkan. Bayangkan saja tumpukan sayuran rebus yang segar, aneka sate yang dibumbu bacem, belum lagi aneka mie goreng, bihun dan teman-temannya.

Kami duduk dan memesan seporsi pecel seharga Rp 10.000. untuk gorengan seperti bakwan, dan yang lain dibanderol harga Rp 2000-3000. Makan pecel semakin lengkap dengan minum teh tawar hangat.

4.     Belanja Batik di Pasar Beringharjo


masih ada pricetagnya

Beringharjo dikenal sebagai sentra batik di Jogjakarta. Pandai-pandailah menawar selama berbelanja di pasar ini. Aneka motif batik serta aneka ragam model pakaian bisa kita temui di sini.

Usahakan melihat semua lorong-lorong, tak hanya berbelanja di jalur utama, karena toko-toko di dalam pun memiliki koleksi yang cukup bagus serta harga yang relatif murah. Blouse dengan potongan kebaya kutubaru dengan motif jumputan menjadi pilihan kami. Blouse tersebut kami beli seharga lima puluh ribu rupiah saja.

5.     Mencicipi Soto Pak Muh



Usai berbelanja batik hingga ujung los pasar, menyeberanglah. Ada sebuah kuliner enak yang saying dilewatkan jika berkunjung ke Pasar Beringharjo. Soto Pak Muh ini begitu terkenal karena cara pengolahannya. Semua masakan di kedai soto ini dimasak di atas anglo, karena pengolahan tradisional inilah yang memberi sensasi rasa yang berbeda.


gorengan di atas anglo
Saya memesan seporsi soto daging serta aneka gorengan. Harum kuah soto yang dimasak cukup lama menguar menggoda hidung. Gorengan yang disajikan pun terasa berbeda, lebih garing. Seporsi soto daging dijual seharga Rp 12.000 dijamin kenyang.




6.     Berfoto ala Putri Keraton di Taman Sari
Perut kenyang setelah makan soto, maka perjalanan lanjut lagi menuju Taman Sari. Istana air yang begitu terkenal dengan keindahannya ini memang masih menjadi tujuan wisata utama di Jogja.

Lagi-lagi Transportasi online menjadi pilihan saya. Waktu tempuh yang kurang dari sepuluh menit serta biaya yang hanya sebesar RP 12.000, kami pun tiba di Taman Sari.




Supaya fotomu makin seru, coba deh berfoto di area Taman Sari dengan baju yang dibeli di Pasar Beringharjo seperti yang kami lakukan. Rasanya seperti Putri Keraton jaman dahulu kala. Memang untuk berfoto di Taman Sari ini kmi sudah well prepared, kami membawa kain dari Jakarta. Tiket masuk Taman Sari sebesar Rp 5.000 dan izin kamera sebesar Rp 3.000 dapat membawa kita menikmati suasana pemandian tempo dulu yang masih terjaga keindahan arsitekturnya.




7.     Berburu Sunset di Candi Ratu Boko
Tempat yang tak boleh dilewatkan lainnya adalah Candi Ratu Boko. Candi yang memiliki pemandangan senja terindah menjadi tujuan kami selanjutnya. Dari Taman Sari kami memesan trasnportasi online. Waktu tempuh kurang lebih satu jam dengan biaya sebesar Rp 75.000 kami meluncur menuju selatan Jogja.  


Suasana Candi Ratu Boko tak pernah sepi terutama senja, Bahkan tiket masuk di atas pukul lima sore dikenakan tarif yang berbeda dan pastinya lebih mahal. Untung saja kami tiba di Candi Ratu Boko sepuluh menit sebelum pukul lima sore sehingga kami cukup membayar Rp 10.000 per-orang untuk tiket masuk.







8.     Sensasi Es Krim Italia di Il Tempo del Gelato




Jalan-jalan seharian tentu melelahkan maka kami memilih es krim Italia yang dikenal dengan nama gelato yang memang sedang terkenal. Il Tempo del Gelato adalah kedai es krim kekinian di Prawirotaman. Kedainya yang didesain unik persis seperti bangunan Italia.

Harga gelato yang ditawarkan pun relatif murah, untuk satu cup kecil dengan 2 scoop gelato hanya sebesar Rp 25.000 sedangkan untuk 1 cone dengan 2 scoop gelato hanya Rp 20.000, murah bukan? Pilihan rasa gelato yang tersedia pun cukup beragam ada cokelat, stroberi, manga dan lain-lain





9.     Bermain Masangin di Alun-alun Kidul
Dari prawirotaman, dengan transportasi online kami menuju Alun-alun Kidul. Kami hanya membayar Rp 15.000 untuk perjalanan singkat tak kurang dari sepuluh menit. Pohon beringin kembar di Alun-alun Kidul Jogja begitu terkenal. Konon orang yang berjalan di antara dua beringin dengan mata tertutup adalah orang yang bersih hatinya serta dapat tercapai keinginannya. Kami pun mencoba satu persatu. Bagi yang tidak memiliki penutup mata jangan khawatir, di pinggir lapangan banyak sekali penyewaan penutup mata. Sebuah penutup mata yang bersih dan harum dikenakan biaya sewa sebesar Rp 5.000


Selain bermain masangin, di Alun-alun ini kita juga dapat menyewa mobil hias dengan aneka lampu kelap-kelip yang menarik. Sewa mobil hias sebesar Rp 25.000 untuk satu putaran.




Tentu masih banyak aktivitas seru yang bisa kita lakukan bersama teman geng selama di Jogja, namun 9 hal yang sudah saya rangkum di atas jangan sampai dilewatkan ya.  


You Might Also Like

9 comments

  1. Hahahhah..poto coba2 kebaya dimasukin..keyen mbakee..sukaaaaak! (Ketularan si sadewa)

    BalasHapus
  2. Tempo Gelato ternyata salah satu tempat hits di Yogya. Saya baru tau pas sepulang dari Yogya waktu itu.

    BalasHapus
  3. Wah jadi kangen main di sana bareng2 lagi. Jogja memang gak bakalan mbosenin. Kapan kita ke sana lagi, Kak Yun?

    BalasHapus
  4. Aku curiga ini trip JM beralih ke trip pribadi...hahha. Foto nya bagus-bagus

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahah cuma numpang transport ma bobo doang di trip JM, ehh tapi kan ikut ke Masjid Jogokaryan

      Hapus
  5. Ini fotonya keren-keren, Kak Yun. Duh jadi pengen liburan ke Jogja.

    BalasHapus
  6. Aku g bisa ikut semua, cuma ngemper di penginapan, seru banget Kak Yun foto2nya. *envy

    BalasHapus
  7. Selalu ada alasan untuk belanja. perempuan. hhe

    BalasHapus

Blog ini adalah "kelas kecil" Miss Yunita, tempat menikmati kisah sambil minum kopi. Terima kasih sudah berkunjung. Kalau suka boleh komentar, boleh juga di-share. Mohon tidak meninggalkan link hidup.

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images