Brownies Cinta: Cake Selembut Cinta

00.05

Pernahkah Anda memasak untuk orang yang dicintai? Pasti pernah dong. Memasak untuk orang yang dicintai tentu saja membuat kita mengerahkan segala upaya agar hasilnya maksimal, filosofi seperti itulah yang saya temukan pada Brownies Cinta yang dikenal dengan sebutan “Browniesnya 
Orang Surakarta”.

Brownies adalah cake yang tak asing bagi saya, maklum saja dahulu saya mengenyam pendidikan di kota kembang, Bandung yang terkenal dengan brownies kukusnya. Saya pun pernah beberapa kali membuat brownies kukus sendiri di rumah.

Cake Selembut Cinta
Jika punya kemampuan memasak, meski tidak bisa dikatakan jago namun kemampuan ini membuat kita jadi lebih selektif memilih makanan yang akan dikonsumsi. Karena merasa bisa memasak, saya pun menjadi selektif pada makanan yang saya akan beli. Namun anggapan itu berubah saat pertama kali saya melihat brownies cinta lewat akun instagram @browniescintakaranganyar. Pandangan saya jatuh pada brownies dengan topping coklat yang meleleh, betul-betul membuat saya menelan air liur. Tak ragu saya tap dua kali gambar cake cantik tersebut. Semacam Love at the first sight pada brownies coklat itu.

Brownies original
Saya pun semakin penasaran dan terus melihat-lihat, scroll down aneka varian brownies yang disediakan oleh Brownies Cinta. Ada brownies coklat original, ada pula yang bertabur cacahan almond.  Segarnya warna hijau brownies pandan. Merahnya brownies redvelvet atau cantiknya aneka warna brownies rainbow. Belum lagi lelehan coklat yang betul-betul menggiurkan untuk dicolek. Uniknya lagi, ada sebuah kue kombinasi yaitu kue brownies coklat yang dijadikan puding. Semakin dilihat, semakin tak sabar ingin mencicipi semuanya.








Sebagaimana kota-kota lain yang memiliki oleh-oleh khas kue kekinian, Brownies Cinta kini menjadi buah tangan yang tak boleh dilewatkan jika mengunjungi Karanganyar. Nama Brownies Cinta pun makin dikenal oleh masyarakat hingga outletnya pun bertambah tak hanya di Karanganyar namun juga di Sragen, Solo bahkan Bekasi.

Man Behind The Scene
Di balik berkibarnya nama Brownies Cinta terdapat sosok man behind the scene yaitu Fauzi Yunianto sebagai penggagas sekaligus pemilik cake selembut cinta, Brownies Cinta. Lulusan Teknik Mesin ini mengawali bisnisnya dengan beternak bebek, namun usaha ini mendapat protes dari para tetangga karena dianggap mengganggu lingkungan. Fauzi pun mengalah dan memutuskan berhenti beternak bebek.

Pria yang pernah belajar membuat roti di salah satu perusahaan tepung inipun mengubah haluan. Fauzi mulai membuat roti dan menitipkan pada toko-toko sekitar rumahnya. Roti buatannya laris manis, ia pun tak berhenti sampai di situ saja, Fauzi mulai berinovasi dengan membuat brownies. Ternyata brownies buatan Fauzi mendapat sambutan baik dari para pembeli karena rasanya yang enak, tekstur yang lembut dan harga yang sangat terjangkau.



Sungguh tiada kesuksesan yang diraih tanpa kerja keras. Selama kurang lebih tujuh tahun membangun dan mengembangkan Brownies cinta semenjak tahun 2010, Fauzi dapat menikmati buah dari kerja kerasnya. Brownies Cinta kini dapat dinikmati tak hanya oleh masyarakat Surakarta namun juga merambah ke Bekasi.




Lokasi Outlet
Penasaran dengan Brownies Cinta? Ingin merasakan sensasi brownies dengan coklat yang lumer di mulut? Sila kunjungi outlet-outlet berikut:

Outlet 1
Badranasari, Cangakan, karanganyar
(utara alun-alun Karanganyar)

Outlet 2
Jl. Lawu-Jetis, Kalisoro, Tawang Mangu

Outlet Bekasi
Perumahan Taman Narogong Indah jembatan1

Jika outlet tersebut terbilang cukup jauh dari tempat tinggal Anda, jasa Gojek ataupun Gofood dapat digunakan. Untuk pilihan varian brownies, bisa dilihat pada akun-akun instagram berikut @browniescintakaranganyar, @browniescinta, @browniescintasolo

Jadi, tunggu apalagi? 
Mari nikmati cake selembut cinta dari Brownies Cinta sambil ditemani kopi di suasana sore yang hangat di rumah Anda.





You Might Also Like

2 comments

  1. Kisah yang inspiratif sekali. Seneng sama orang2 yg tidak mudah menyerah dan kreatif sehingga sukses.

    BalasHapus
  2. Betul Kak, saya juga terinspirasi membaca kosah beliau itu

    BalasHapus

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images