Karya Wisata ke Pabrik Nestle Karawang

14.39

Udara sejuk pukul Sembilan pagi menyapa rombongan saya memasuki kawasan Industri Karawang. Kawasan yang tertata modern ditempati oleh beberapa pabrik yang masih belum terlihat kesibukannya. School bus yang kami naiki memasuki pelataran Nestle Factory. Hari ini saya dan siswa-siswa kelas tujuh diundang PT. Nestle untuk berkunjung ke pabrik mereka di Kawasan Industri Karawang.



Suasana pabrik yang bersih dan serba teratur begitu terlihat saat kami menginjakkan kaki di pelataran PT. Nestle. Rombongan kami disambut di auditorium yang nyaman, produk nestle menghiasi ruangan, aneka penghargaan yang diraih Nestle pun ikut menghiasi ruangan. Siswa-siswa saya segera menempati kursi-kursi yang telah disediakan.


mendengarkan presentasi

Petugas dari Nestle menyambut kami dengan ramah dan mempertontonkan sejarah Nestle Factory. Siswa-siswa saya pun diizinkan mengajukan pertanyaan. Sementara itu saya dan dua rekan guru lainnya sibuk berkeliling dan mendokumentasikan ruangan, saya tertarik pada mesin kopi Nescafe yang terletak di sudut ruangan.

salah satu sudut di Auditorium

Usai menyaksikan film dokumenter tentang sejarah perusahaan Nestle dari pertama didirikan hingga sebesar sekarang lengkap dengan aneka produk yang telah dipasarkan. Hari itu saya baru tahu bahwa produk dengan kemasan sama persis dapat dipasarkan dengan nama yang berbeda di tiap negara.


Siswa-siswa saya pun bersiap untuk diantar berkeliling area produksi pabrik. Keramahan staff Nestle membuat kami terkesan. Selama perjalanan menuju ruang kunjungan kami melewati kantin karyawan yang bersih. Senyum para pekerja pabrik yang berseragam putih-putih lengkap dengan penutup kepala dan sepatu boot mengembang ramah menyapa kami.

mengantre memasuki ruang kunjungan

Area kunjungan, berada di lantai dua persis di atas ruang produksi dan pengepakan. Berlapis kaca tebal serupa etalase, dari kaca itulah kami bisa melihat proses di pabrik. Ruang kunjungan ini terbagi menjadi beberapa bagian yang didekorasi sesuai dengan produk. Kami berkeliling seusai dengan arahan pemandu yang berbahasa inggris aktif untuk berkomunikasi dengan siswa-siswa saya.


Di pintu masuk ruang kunjungan terdapat logo nestle yaitu induk burung dan sangkarnya terbuat dari logam yang terpatri pada dinding berornamen kayu. Selanjutnya patung tembaga tokoh pendiri Nestle yaitu Henry Nestle.




Nestle Factory mempunyai empat pabrik dengan lokasi yang berbeda, di setiap pabrik juga memproduksi produk nestle yang berbeda pula. Di Pabrik Cikupa adalah tempat produksi Lemon Tea, Cunch, Fox dan Mentos. Pabrik Panjang digunakan untuk produksi Nescafe dengan berbagai varian. Bearbrand, Dancow 1+, Carnation, Datita, dan Milo kemasan UHT diproduksi di pabrik Kejayan. Sementara di pabrik Karawang yang kami kunjungi ini merupakan tempat Milo bubuk, Cerelac, Dancow 1+, Lactogrow, dan Batita diproduksi.






Ruang kunjungan didekorasi penuh warna, aneka game simulasi yang menarik serta sejarah sebuah produk dari pertama diproduksi hingga kini. Siswa-siswa saya Nampak menikmati sekali kunjungan ini, mereka senang bermain di area Milo. Area Milo memang paling atraktif dengan warna hijau yang mendominasi, miniatur lintasan lari serta podium juara menjadi arena berfoto yang seru bagi kami.




Setelah satu jam berkeliling dan menikmati ruang kunjungan, kami pun kembali ke auditorium. Sebelum pulang, siswa-siswa saya menerima buah tangan berupa aneka produk Milo sebagai oleh-oleh untuk dibawa ke Jakarta.

Belajar memang bukan hanya di kelas, siswa-siswa tentu merasa senang berkesempatan mengenal produk yang biasa mereka konsumsi bahkan mengetahui sejarahnya. Jika tertarik mengadakan karya wisata seperti kami, sila menghubungi narahubung PT Nestle Indonesia di website resmi mereka.

You Might Also Like

0 comments

Blog ini adalah "kelas kecil" Miss Yunita, tempat menikmati kisah sambil minum kopi. Terima kasih sudah berkunjung. Kalau suka boleh komentar, boleh juga di-share. Mohon tidak meninggalkan link hidup.

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images