Sembilan Wahana Baru Dufan yang Tak Boleh Dilewatkan

11.29


Masuk di dunia fantasi, dunia ajaib yang mempesona. Dunia fantasi penuh sensasi …

Dufan dan Kenangan Masa Remaja
Lagu yang tak asing di telinga jika kita memasuki Dunia Fantasi Ancol sejak dulu. Berkunjung lagi ke Dunia Fantasi membawa kenangan ke masa SMA, naik kereta hingga stasiun kota kemudian naik angkot dan menikmati semua wahana Dufan bersama gebetan masih pakai rok SMA pula. Ya namanya saja masih muda, kalau kata Raja dangdut sih darah muda darahnya para remaja. Oke skip kisah remaja saya, takutnya jadi baper hahaha.


Hari minggu sepuluh maret lalu saya dan beberapa Blogger beserta keluarga dan teman-temannya masing-masing main ke Dufan di acara Dufan Blogger Day. Setelah registrasi dan briefing dari tim Dufan, rombongan kami diajak menuju gerbang masuk Dufan yang baru. Gerbang yang luas dengan atap yang tinggi membawa kami ke dunia kartun, tema area baru yang luasnya mencapai tiga hektar.

Area depan Dunia Fantasi

Saat memasuki area baru, patung Dufi dan teman-temannya sesama karakter Dufan seolah menyambut kami dengan ramah seolah menyambut kami semua. Tak hanya patung Dufi si kera bekantan maskot kesayangan Dufan, namun ada juga Kabul si katak gembul, Bije si Bison Jenaka hingga Kombi si Komodo gembira berada di sana dengan seragam marching band. Tentu saja saya, Payjoo, Wulan dan Moses tak melewatkan kesempatan berfoto di sana.


Gerbang baru Dufan
Pak Fotografernya bingung ada empat orang kece


Mengenal Wahana Baru Dufan
Udara siang makin panas, tapi tak meyurutkan semangat kami untuk bermain di semua wahana Dufan. Setelah masuk di pintu gerbang dan sebuah stempel Dufan mendarat manis di pungung tangan, kami langsung diarahkan menuju wahana Hello Kity yang terletak di samping wahana Ice Age.


berteduh sejenak di bawah payung


Merasa kembail ke masa kecil dan mendadak berasa girly saat masuk ke wahana Hello Kitty. Aneka patung Hello Kitty dengan nuansa pink menyambut kami memasuki teater besar di dalamnya. Setelah semua peserta Dufan Blogger Day duduk di kursi teater, acara dimulai. Pertunjukan pembuka membuat saya berdecak kagum. Keren banget, two thumbs up.


Wahana Hello Kitty


Alunan musik percussion berderap menghibur kami, yang bikin heboh dan spektakuler adalah kostum para pemain perkusi. Kostum mereka glow in the dark berpendar-pendar genit seirama musik yang dimainkan dalam gelap.  Usai pertunjukan perkusi, Marketing Manager Dufan, Atika Dewi pun hadir ke panggung.


Presentasi dari Dufan

Menurut Atika konsep Dufan selalu mengedepankan nostalgia dan inovasi. Dari masa ke masa, Dufan selalu memberikan inovasi terbaru bagi pengunjung setianya. Perjalanan inovasi Dufan tercatat tahun 2015 dengan adanya Dufan Glow, kemudian Galctica muncul sebagai inovasi di tahun 2017. Magic house pun tampil sebagai inovasi dari Dufan di tahun 2018. Lalu gebrakan terbaru di tahun 2019 ini adalah inovasi luar biasa dengan penambahan luas sebanyak tiga hektar dan sembilan wahana baru, area ini disebut Dunia Kartun.

Sembilan Wahana Baru Dufan
Sebagaimana tujuan Dufan untuk menjadi dunia keajaiban dan kegembiraan keluarga, Sembilan wahana baru ini pun dihadirkan. Sembilan wahana yang berada dalam dunia kartun adalah Baling-baling, Paralayang, Turbo Drop, Karavel, Kolibri, Zigzag, Ontang Anting, Haunted Coaster, serta Fantastique magic fountain show.



Paralayang

Turbo Drop

Edi Prasetyo selaku vice president Dufan menyatakan bahwa semua wahana terbaru Dufan benar-benar dipersiapkan dengan baik. Baling-baling didatangkan langsung dari Jerman. Dengan penambahan sembilan wahana baru ini otomatis Dufan kini memiliki tiga puluh sembilan wahana yang bisa dinikmati saat libur lebaran nanti. Jadi tak sabar deh mau main semua wahana baru itu.


Kolibri

Senangnya Keliling Dufan Lagi
Kini saatnya kami menikmati semua wahana Dufan. Setelah berputar melihat semua antrian wahana penuh, kami malah memilih main komidi putar atau Turangga-rangga. Lucu rasanya melihat saya yang besar dan teman-teman yang tinggi besar juga sibuk naik kuda-kudaan, hanya Antin yang terlihat lucu berada di wahana ini.


Main kuda-kudaan


sehabis naik kuda-kudaan
Perut yang sudah meronta minta diisi ini akhirnya membuat kami berhenti dulu untuk makan siang di Dekko restoran yang berada tepat di seberang Wild West Zone. Kelompok saya yang isinya Moses, Wulan dan Payjoo ditambah kelompok Derus si raja minyak yang ditemani Titi, Caca dan Antin memang sudah janjian untuk kemana-mana bareng.

Ternyata makan siang di Dufan tidak semahal yang kami pikirkan. Kami makan hingga kekenyangan. Nana dan Heni yang berangkat belakangan pun akhirnya bergabung. Setelah lengkap jalan-jalan pun lanjut.

Bernostalgia di Rumah Miring dan Rumah Kaca
Area Wild Wild West ini masih seperti dulu, tak ada perubahan. Semuanya masih dalam kondisi bagus, Dufan merawatnya dengan baik. Rumah miring sukses membuat saya berjalan dengan posisi merayap dinding dan pusing ahahahaha, meskipun pusing kami masih saja sempat foto di dalamnya.



Miring sih, tapi buat foto mah ayo aja ..
di depan rumah miring

Selanjutnya kami masuk ke rumah kaca dan mulai tersesat di dalamnya. Bukannya menemukan pintu keluar, yang ada kami malah kembali ke pintu masuk dan saking malas mikir malah minta petunjuk menuju pintu keluar. Ya ya yaa bertambah usia malah makin jadi malas. Akhirnya kami berhasil juga keluar dari rumah kaca meski dengan bantuan hehehhehe.

Duh, Harus Berpisah Hikss …
Harus di sinilah kita berpisah … lambaikan tanganmu
Akibat kemampuan dan keberanian kami yang berbeda untuk main di wahana ekstrem kami pun membagi dua kelompok. Saya, Heni, Caca, Wulan dan Antin adalah para wanita bersahaja yang tak berani naik wahana semacam roller coaster Halilintar memilih naik poci-poci teh. Sementara para pemberani yang jantungnya terikat besi, tak mudah melorot seperti kami sudah berjalan menuju wahana Histeria.


grup perempuan tak bernyali hehehhe
Setelah poci teh, kami lanjut main Galactica. Duduk di kereta ala spaceship kami berubah menjadi penjelajah yang baku tembak dengan makhluk planet Mars. Perang yang singkat akhirnya membawa kami ke pintu keluar.

Ice Age menjadi wahana tujuan kami berikutnya. Antrian bak ular naga panjangnya harus ditempuh untuk bisa duduk di perahu yang mengiringi aliran air yang membawa kai ke dunia antartika. Brrrr … dingin sekali rasanya. Saya, Heni, Caca, Wulan dan Antin yang menamakan diri sebagai grup cemen merasa tenang mengarungi sungai wahana Ice Age, namun begitu ada tanjakan kami langsung teriak. Tepat di akhir wahana perahu kami naik dan jatuh kembali di air. Heni yang duduk di sebelah saya pun kebasahan.


Wahana Ice Age

Basah-basah di Arung Jeram
Kami duduk sambil mengeringkan pakaian dan menunggu di bawah wahana Halilintar. Grup berani pemilik jantung besi sedang asyik jungkir balik di Roller Coaster. Lama menunggu akhirnya kami masuk antrian arung jeram. Sekali lagi kami terpisah karena grup berani memilih naik ontang anting yang tentu saja kami ogah menyusul.


Grup berani yang jantungnya tak melorot seperti kami

Petugas arung jeram telah memperingatkan kami bahwa kami pasti akan basah dalam mengarungi sungai penuh jeram. Teriakan dan tawa terus terdengar dari perahu kami dan saat turun tak ada satupun yang masih kering. Semua dibuat basah.


Basah-basah habis arung jeram

Senja di Bawah Bianglala
Rencananya kami ingin sekali naik bianglala saat senja dan main bareng grup berani. Apa daya gerimis turun sehingga wahana bianglala tak dioperasikan, sedangkan grup berani sudah entah ada di mana. 




Hanya sesekali kami berkirim kabar, itupun luar biasa singkat sekali seperti
“di mana?”
“Bianglala”
“kalian di mana?”
“Histeria”
Begitu saja terus sampai hujan jadi makin deras. Menggemaskan ya? Begitulah. Akhirnya kami duduk manis saja di depan Yoshinoya sambil ngemil kentang goreng hingga tak lama kemudian Titi, Nana, Payjoo dan Moses muncul setelah keluar dari wahana Ice Age, itupun ada drama Nana yang tertinggal di toilet ahhahahaa.

Malam pun turun, tepat jam tujuh kami keluar dari Dufan. Meski badan basah dan penuh keringat saya senang sekali. Terima kasih Dufan sudah menmbawa saya bernostalgia. Karena sekarang saya sudah punya annual pass Dufan saya bisa sering-sering nostalgia. Jadi kapan kita ke Dufan lagi?

You Might Also Like

22 comments

  1. Seru banget, Miss, seharian berasa kurang ya. Hahaha.

    BalasHapus
  2. Iya nih sudah lama juga ndak ke dufan. Ada wahana baru yang mesti saya coba nih. Terimakasih Kak Yun informasi menyenangkannya

    BalasHapus
  3. Wah enak banget di Dufan yaa. Banyak wahana yang seru dan membuat jantung berdegup kencang...

    BalasHapus
  4. Mau ada wahana baru juga pulang pulang nanti berasa jantungnya mau mencelat. Haha
    Seru, udah nggak main ke Dufan.

    BalasHapus
  5. woho udah lama banget gak ke dufan. Penuh kenangan. Sekarang ada wahana baru yak? Hmmm lucuk juga kalo kapan2 mampir kemari.

    BalasHapus
  6. Aku jadi kangen pengen ke Dufan lagi
    Kemaren itu belum puas nyobain semua wahananya
    Keburu sore euy

    BalasHapus
  7. terakhir aku ke Dufan tahun 2015. Buset, udah lama banget ya. Dan sekarang mau ke sana ngajakin anak tapi merasa anakku kayaknya belum bisa naik semua wahana deh. Hahahha... ternyata sekarang banyak wahana baru ya.

    BalasHapus
  8. Banyak juga wahana baru ya. Next ah ajak anak pas liburan main ke Dufan.

    BalasHapus
  9. Widiiwww makin seru aja nih Dufan. Aku berkesannya di Dufan itu rumah boneka. Wahana lainnya seru2 tapi antrinya, wow. Hahahhaa.

    BalasHapus
  10. Terakhir ke Dufan aku udah taklukin Tornado dan Hysteria, jadi coba apa lagi ya hahaha

    BalasHapus
  11. Makin betah nih anakku diajak ke dufan aplg Ada wahana baru,, dh hmpir setahun blum kesana lg

    BalasHapus
  12. Wow... ada 9 wahana baru di Dufan, jadi penasaran seperti apa itu wahananya. Secara saya pun sudah lama sekali gak main ke Dufan.

    BalasHapus
  13. Aduh jadi kangen nih mau main ke Dufan sepertinya tahun ini aku belum kesan deh.. Hihihi

    BalasHapus
  14. Dufan ikonik banget sama Jakarta, dulu pas masih di kampung kalau ngobrol jakarta sdh nyebut2 dufan

    BalasHapus
  15. Wah sudah JD ya wahana baru nya pas ksana belum jadi msh berantakan , penasaran mau coba wahana baru

    BalasHapus
  16. Wahana Arung Jeram favorit akuuuu. Ngantrinya lama, mainnya terasa bentar. Tapi tetep aja seruuu

    BalasHapus
  17. Seru banget Ka main-main ke Dufannya.

    BalasHapus
  18. Anak-anak saya lagi nagih minta diajak ke Dufan. Saya tunggu wahana barunya ada dulu :)

    BalasHapus
  19. mau coba yang paralayang, seru tuh terbang dengan ayunan besar. Btw, kalau rumah kaca masih ada gak sih? ini tuh dari duluuuu banget ada.

    BalasHapus
  20. Wahhh...semakin semarak aja dengan berbagai wahana seru dan menantang pastinya. Benar2 taman hiburan yg menyenangkan

    BalasHapus

Blog ini adalah "kelas kecil" Miss Yunita, tempat menikmati kisah sambil minum kopi. Terima kasih sudah berkunjung. Kalau suka boleh komentar, boleh juga di-share. Mohon tidak meninggalkan link hidup.

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images