Yoo Ayo Kita Dukung Asian Games 2018

16.22


Menghitung detik demi detik perhelatan olahraga terbesar di Asia akan segera dilaksanakan di Negara tercinta ini. Menjadi tuan rumah Asian Games seolah menjadi kado bagi ulang tahun Republik Indonesia ke-73 mengingat Indonesia baru dipercaya menjadi tuan rumah kembali setelah 56 tahun lamanya.

Ayo dukung Asian Games 2018 Jakarta-Palembang

Tentu sebagai warga Jakarta saya ingin sekali berpartisipasi, tapi saya bisa apa selain menulis dan memasak? Menjadi atlet jelas tidak mungkin, umur sudah lewat dan badan tak lentur ahahha. Lalu saya melihat pengumuman dari indorelawan tentang aksi sosial membersihkan Gelora Bung Karno. Tanpa membuang waktu dan berpikir lama, saya mengisi formulir di link yang disediakan.



Minggu, dua belas Agustus pukul 5.30 pagi saya dan teman sudah duduk manis di halte busway. Kami berdua dinyatakan diterima bergabung sebagai relawan program Clean Up GBK. Seluruh relawan diminta berkumpul di lapangan basket gedung Kemenpora pukul enam pagi.


Kami berdua turun di halte busway Senayan dan berjalan menuju Kemenpora. Udara pagi yang sejuk, tanaman dan pepohonan yang tertata rapi dan cantik membuat kami berjalan kaki dengan riang meskipun jarak tempuhnya cukup membuat berkeringat.

Trotoar kawasan SUGBK

Lapang basket Kemenpora sudah dipenuhi ratusan relawan saat kami tiba. Setelah mendaftar ulang, kami memperoleh pin. Relawan dibariskan kemudian dibagikan trash bag khusus yang bisa terurai jika terkena air panas. Ihh keren banget pikir saya. Clean Up GBK tak hanya dihadiri para relawan namun juga dihadiri oleh Pasukan Oranye yang terkenal sebagai pasukan bersih-bersih dan komunitas Trash Hero Jakarta.

daftar ulang
Kemenpora



Rombongan kami dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan area yang akan dibersihkan. Sayangnya Kemenpora yang menjadi sponsor acara ini pun tak diberikan izin memasuki area Gelora Bung Karno sehingga kami hanya membersihkan area luar saja. Mulanya saya membayangkan saya akan kebagian tugas membersihkan bangku stadion GBK, ternyata bukan hahahhaa. Apalagi kini Gelora Bung Karno sudah begitu cantik setelah selesai direnovasi, mungkin ini yang menyebabkan ditutup hingga waktu pembukaan Asian Games.


Awalnya relawan akan diberangkatkan setelah seremoni pembukaan yang dipimpin langsung oleh Menpora. Namun sayangnya menjelang pukul sembilan Menpora dan staf terkait belum juga tiba di tempat padahal panitia sudah mengajak relawan warm up dengan aneka senam yang lucu. Mengingat waktu yang sudah semakin siang, kami pun akhirnya diberangkatkan tanpa seremoni resmi.

perlengkapan relawan
warming up session
Saya dan 70 orang lain dalam kelompok 4 mendapat tugas membersihkan area Hotel Mulia hingga Stasiun Palmerah. Hampir sebagian besar kelompok 4 ini didominasi oleh anak-anak muda. Saya sebagai remaja (hush ... dilarang protes) bangga melihat mereka berbinar-binar saat menemukan sampah.



Saat dilepas tadi kami diminta konsisten dalam memungut sampah (Tuhh kan memungut sampah saja harus konsisten, apalagi menyayangi kamu pasti aku konsisten dong. Halah … hahhaha). Konsisten artinya kami harus menentukan akan mengambil sampah yang bisa didaur ulang atau tidak. Kami diberi waktu selama satu jam untuk membersihkan kemudian kembali ke Kemenpora untuk mengumpulkan trash bag yang sudah diisi sampah.

Lucu sekali bagaimana saya dan para relawan jadi begitu bahagia tiap kali menemukan sampah. Kami rela masuk ke dalam tanaman merambat, ke area bangunan demi memungut sampah. Lucunya lagi ada yang menemukan seplastik singkong di antara tanaman-tanaman hias. Baru kali itu saya berkotor-kotor dengan gembira hingga tak terasa satu jam berlalu.

Ibu-ibu dari Trash Hero
Anehnya menemukan singkong
relawan Trash Hero

Kami kembali ke kemenpora dan telah tersedia kudapan berupa kue-kue kecil. Setelah cuci tangan, saya pun berfoto-foto di beberapa area Kemenpora yang dihias warna-warni dalam rangka menyambut Asian Games.





Setelah seluruh relawan kembali, di panggung utama hiburan perkusi bersiap tampil. Menjelang siang, relawan diajak bergoyang maumere bersama-sama. Sebagai penutup, relawan dibagikan t-shirt warna merah bertuliskan Clean Up GBK.


Keesokan harinya, saya tetap bekerja seperti biasa namun siswa sudah diliburkan berkaitan dengan penyelenggaraan Asian games dan sekolah tempat saya bekerja bersebelahan dengan Wisma Atlet Kemayoran. Saat tiba di sekolah, area depan sudah dipenuhi barisan bus-bus Scania yang akan digunakan oleh para atlet dan official selama Asian games berlangsung.


Saya dan beberapa teman sesama guru pun heboh berfoto dengan bus-bus tersebut. Tak hanya bus, saya memang sudah mendengar kalau Thailand meminjam gedung kantin sekolah untuk tempat konsumsi atlet mereka. Kebetulan pagi itu Pak Umar, Head of Building Management Jubilee School berkata bahwa sudah ada 5 freezer dan 9 microwave ditempatkan oleh crew dari Thailand di kantin sekolah. Waktu makan siang kami pun sempat bertemu dengan beberapa atlet Thailand. Tapi saya tak menegur, tumben sekali rasa norak saya sedang tidak keluar mungkin karena sedang lapar.



Tak hanya persiapan transportasi di Jakarta yang sudah siap, di palembang pun transportasi menyambut para atlet yang akan berlaga di Asian Games sudah dipersiapkan sebaik mungkin.




Bekerja di tempat yang “sepagar berdua” dengan Wisma Atlet membuat saya bisa melihat kedatangan kontingen resmi tiap negara. Melihat para atlet jogging pagi. Wuih benar-benar privilege. Seperti pagi kemarin dari pagar terdekat ternyata merupakan wisma untuk atlet Malaysia, setiap area wisma diberi tanda bendera negara peserta. Saya melihat langsung atlet volley melakukan pemanasan. Semoga saja menteri olahraga Malaysia yang masih muda dan tampan itu mengunjungi para atlet di Wisma.

pelataran sekolah tempat saya mengajar yang "sepagar berdua" dengan Wisma Atlet Kemayoran

Banner kontingen Thailand ditempatkan di area kantin sekolah

Kontingen Thailand yang mengambil makanan ringan dari kantin sekolah saya

Kontingen Malaysia yang melakukan warming up di Wisma Atlet


Saya menyaksikan kontingen Malaysia tiba di Wisma Atlet Kemayoran

Tak hanya kehadiran atlet di gedung tetangga yang membuat sekolah jadi semarak. Kehadiran petugas keamanan dari beberapa Batalyon dan juga kepolisian pun cukup membuat kami heboh (eh saya saja sih sepertinya yang heboh). Mungkin ini yang dinamakan rezeki tetangga hehehe.


Di akhir tulisan ini saya mengajak teman-teman semua untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Mari menjadi tuan rumah yang baik dan memberikan kesan yang baik bagi negara-negara peserta Asian Games 2018.

You Might Also Like

68 comments

  1. Mantap. Pas bersih2, ada rasa haru di hati ga,Mbak? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eum saat itu engga Mba, karena delaynya kelamaan dari waktu datang hingga dilepas bersih2

      Hapus
  2. Mari kita sukseskan Asian Games. Semoga event ini aman dan lancar sehingga nama Indonesia ikut berkibar di mata dunia.

    BalasHapus
  3. dukung semua atlet kita agar memberikan yg terbaik

    BalasHapus
  4. Andai aksi bersih-beraih kaya gini sering dilakukan diberbagai tempat di Jakarta. Pasti seru dan berdampak positif.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komunitas trash hero setiap minggu bersih2 Jakarta

      Hapus
  5. Wadeuh... Sekolahnya libur sampai kapan, Miss Yun? Lalu bagaimana mengejar materi kurikulumnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah dibicarakan sih setelah libur akan ada penyesuain jam dan juga ada tugas selama libur

      Hapus
  6. Yok, sama-sama kita sukseskan Asian Games 2018. Lihat acata openingnya saja masih belum bisa move on, keren banget ya mbak. Rencana aku pun ingin menonton beberapa pertandingan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa opening sedahsyat itu, betul2 membuat kita semua bangga ya.

      Hapus
  7. Trash bag-nya udah dijual bebas kah kak yun? bagus tuh bisa terurai ketika air panas. Btw itu singkong jadinya dibuang apa dibawa pulang? hehe

    BalasHapus
  8. cara mendukung Asian Games 2018 ga hanya melulu menonton pertandingan dan mensupport perwakilan ya mbak yun. salah satunya dengan yang mbak yun dan kawan lakuin. sungguh mulia banget dukungannya mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya setidaknya ini yang bisa aku lakukan untuk mendukung Asian Games

      Hapus
  9. Terkesan, terharu banget dengan antusiasnya Mbak Yun ikut mendukung penyelenggaraan Asian Games melalui kegiatan clean up. Semoga kegiatan tersebut dapat berlanjut tanpa menunggu event tertentu ya. Salut euy sareng mbak yun

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Teh, karena memang ini yang aku bisa untuk mendukung Asian Games

      Hapus
  10. Terkesan, terharu banget dengan antusiasnya Mbak Yun ikut mendukung penyelenggaraan Asian Games melalui kegiatan clean up. Semoga kegiatan tersebut dapat berlanjut tanpa menunggu event tertentu ya. Salut euy sareng mbak yun

    BalasHapus
  11. Wah Miss Yun keren banget! Memang banyak cara untuk mendukung Asia games tahun ini. Bismillah, insyaAllah sukses Asia Games 2018 baik di Jakarta maupun di Plembang. Aamiin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, semoga atlet kita bisa beprestasi sebaik-baiknya ya

      Hapus
  12. Olahraga memang mempersatukan sebuah bangsa, semoga kedepan semangat ini selalu terjaga dan dipupuk bersama...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, semua kompak dukung atlet, rehat sejenak dari politik yg bikin cape

      Hapus
  13. Wah, salut dengan upaya Kak Yun mendukung Asian Games 2018 ini! Semoga seperti harapan yang Kakak tulis, Asian Games ini bisa berjalan dengan baik sehingga mengharumkan nama Indonesia di mata dunia ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, semoga atlet bisa memberi yg terbaik untuk Indonesia

      Hapus
  14. Mantap Miss yun, asik nya bertetanggaan. Semoga Indonesia meraih banyak medali Emas, aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba tetangga sepagar berdua dengan Wisma Atlet

      Hapus
  15. Yo.. Yo.. Ayoo.. Kita meraih bintang bersama di Asian Games 2018..
    Hehe.. Judulnya jadi mengingatkan pada lagu official Asian Games..
    Alhamdulillah rejeki tetangga.. Liat yg bening-bening.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahahhaa iya rezeki pahi-pagi sambil ngopi liat yang warming up

      Hapus
  16. Semoga target Indonesia 10 besar di Asian Games tercapai yaa. Ikut degdegan akutu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, ini juga balas komen sambil deg2an nonton badminton

      Hapus
  17. Dukungan maksimal bgt yah mbak, sebelum di mulai pun sudah ikut mendukung asian games 2018...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba, memang cuma ini yg saya bisa untuk mendukung Asian Games

      Hapus
  18. Keren loh. Tetangga dengan wisma atlet. Tinggal lirik, siapa tahu nyantol...Eh..Salah.

    Sebagai warga yang baik, sudah sepantasnya kita mendukung Asian Games 2018. Kapan lagi coba? Mau tunggu 56 tahun lagi. Ayo..Tunjukkan keramah-tamahan Indonesia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah bukan lirik lagi Banh, sudah saya pelototin itu para atlet hehehe

      Hapus
  19. Ya allah anugrah sekali tetanggaan dengan wisma atlet
    Apalagi kalau sampai bertemu menpora malaysia itu aw aw aw bahagia sekali

    Masuk gbk memang agak sulit yaa menjelang asian games. Bahkan kami yg ikut torch relay saja tidak diperkenankan masuk kawasan gbk

    BalasHapus
  20. Mis Yun, kreatif nih dalam berpartisipasi dalam menyemarakkan Asean Games. Penasaran sama kantonh plastik sampahbyang terurai jika kena panas. Kira kira terurai dengan sempurna ga ya. Kemal nih (kepo maksimal)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah kemaren aku pun sebenernya pengen iseng nuangin air panas tapi gak keburu

      Hapus
  21. Iyes! hajat besar 4 tahunan yang harus kita dukung sepenuh jiwa buat kita dapat 10 besar aja hehe...juga sepenuh hati kita terhadap negara2 lain yang datang untuk kita sambut dimanapun kita bertemu mereka.

    BalasHapus
  22. Mantap miss yun ikut berpartisipasi mensukseskan asian games, dan positif sekali kegiatan yg miss yun lakukan saluttt :D

    BalasHapus
  23. enak ya kak yun, libur jadinya sekolahannya. hihihi.

    BalasHapus
  24. Sebagai tuan rumah kita memang wajib mendukung asian games yah. Aku juga selalu mendukung walaupun hanya dari rumah.hehehe

    BalasHapus
  25. Kemarin sempat liat salah satu video yang viral di instagram, para penonton opening ceremony yang dengan suka rela membersihkan area GBK dari sampah. Dan di artikel ini ternyata Kak Yun juga melakukan hal yang sama. Suka terharu aku tuh kalau liat orang-orang seperti ini. Mari sukseskan asian games dan semoga kesadaran ini bisa tumbuh tanpa harus ada event besar terlebih dahulu.

    BalasHapus
  26. meskipun diberangkatkan tanpa seremoni resmi, tapi semangatnya dari awal ngga luntur..
    Salut :)

    BalasHapus
  27. Indonesiaaaaaaa Juaraaaaa!!!! Yo mari kita support Asian Games dan Indonesia untuk 10 besar Asian Games!!!

    BalasHapus
  28. Luar biasa ya... Momen Asian Games ini ni buat saya semangat olahraga loh haha

    BalasHapus
  29. Mantap supportnya mbak Yun,enak tuh kl sampe masuk stadion. Gw blom pernah lagi masuk stadion baru GBK

    BalasHapus
  30. Woooww ternyata sampahnya banyak banget ya sampai beberapa plastik gitu.

    BalasHapus
  31. Yuk yuk semarakkan Asian Games. Ini rencana mau nonton lagi pertandingan dan menyemangati atlet Indonesia.

    BalasHapus
  32. Keren miss Yun aksi mendukung Asian Gamesnya, semoga perhelatan Asian Games ini berjalan sukses yaa

    BalasHapus
  33. Seru banget ya Aian Games kali ini bisa spektakuler dan bangga untuk selalu support acara ini.

    BalasHapus
  34. Seru banget deh bacanya. Ayo sukseskan asian games, semoga indonesia banyak mendapat mendali emas!

    BalasHapus
  35. Senengnya tuh, momen Asian Games ini bikin Jakarta jadi super cantik dan rapi. Trotoar pun lebih luas dan bebas kaki 5, dan bikin rasa persatuan akan RI jadi makin kuat. Apalagi pas nonton Badminton semalem. beuuhh.. langsung teriak2, siapa kita?? Indonesia..

    BalasHapus
  36. Jadi relawan bersih-bersih Asian Games 2018 saja rasanya bangga ya. Bisa berpartisipasi buat kelancara hajat negara.

    BalasHapus
  37. Ciee yg ngarep bersih2 dalem stadion. Haha gpp akak ga dapet. Yg penting dapet nilai kebaikannya udah mau babtu bersih2. Dan udah kasih semangat asian games 2018nya. Semangat!

    BalasHapus
  38. Aku suka sekali sama moment Asian games soale kota Jakarta di percantik, Yuk dukung Asian games dengan cara lain misalnyansaja ikut bersih2 kaya gini hehe.

    BalasHapus
  39. Senang lihatnya anak anak muda peduli sama sampah :)

    BalasHapus
  40. Duh tau gitu mampir ke sekolah kak yun.. hihi
    Oh jadi bersih2nya di luar ya kak yun? Padahal ku kira di dalam juga..

    BalasHapus
  41. Serunya lihat Kakak Guru ikut acara seperti ini, jadi menginspirasi agar untuk selalu bersih dan sportif mendukung perhelatan Asian Games 👌

    BalasHapus
  42. Untung banget mbak, bisa liat atlet2 dari negara lain. Momen yang tak terlupakan dong ya bisa ikut clean up and be hero ��. Yuk dukung AG2018

    BalasHapus
  43. Banyak cara ya guna mendukung Aian Games termasuk program bersih-bersih sampah ya mbak

    BalasHapus
  44. Seneng bisa terlibat dlm Asian Games 2018

    BalasHapus
  45. salut banget miss yuni ikut gerakan membersihkan sampah seperti ini, ternyata sampahnya banyak juga ya.

    BalasHapus
  46. Seru nih mbak, sambil bebersih matapun ikut bersih liat atlet2 yang sedang pemanasan dan latihan ya...hehehe

    BalasHapus
  47. Suka nih dengan aktivitasnya dan pernak-pernik Asian Gamesnya. Aku juga dukung Asian Games. Yo yo ayoo.

    BalasHapus
  48. Wah ga nyangka mba yunita masih gesit aja. Kereen mba

    BalasHapus

Blog ini adalah "kelas kecil" Miss Yunita, tempat menikmati kisah sambil minum kopi. Terima kasih sudah berkunjung. Kalau suka boleh komentar, boleh juga di-share. Mohon tidak meninggalkan link hidup.

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images